Archive for September, 2005

transferen… aih basi nih

Thursday, September 29th, 2005

beberapa minggu ini gue sempet ngalamin transferen sama seseorang. maksudnya gue memindahkan perasaan yang seharusnya ditujukan kepada orang lain sama orang ini gara - gara adanya kemiripan satu sama lain. awalnya gue pikir this is sumthing different,,, ternyata setelah dipikir - pikir,, ga mungkin lah…. pasti cuma gara - gara satu dan lain hal yg bikin gue jadi ngerasa kayak gini. gara - gara sering ngeliat lama - lama jadi kepikiran, padahal nothing special dari tiap pertemuan. toh emang hampir selalu ketemu! cuma mungkin akhir - akhir ini frekuensi ketemuannya lebih sering.

emang sih ga ada orang yang sama persis satu sama lain, tapi kadang - kadang pasti lo pernah mikir kan kalo ada orang yang ngingetin lo sama orang lain karena ada kemiripan, entah fisik, karakter, suara, deelel…. mungkin juga kesamaan historis yg bikin lo makin ngerasa ni orang jangan2 reinkarnasi dari orang lain (muahaha… nggak banget deh bahasanya).

tapi seandainya someday gue menemukan bahwa ini bukan transferen, i’ll quit.

psychology of art read it here

Wednesday, September 28th, 2005

read about psychology of art by vygotsky……

jadi pengen naik gunung!

Monday, September 26th, 2005

love is like a sand in the hand
the more you keep it, the more you lose it

(dikutip dari novel karya Donny Dhirgantoro berjudul 5 cm)

Abis baca novelnya Donny Dhirgantoro, judulnya 5 cm. Intinya tentang 5 sahabat yang lelah dengan persahabatan mereka dan memutuskan buat nggak ketemuan selama 3 bulan. Arial, Genta, Riani, Zafran, dan Ian. Dan saat pertemuan mereka kembali setelah terpisah 3 bulan itu dirayakan dengan naik gunung Mahameru yang tingginya 3676 m. Selama perjalanan mereka menemukan banyak hal yang nggak pernah mereka pikirkan sebelumnya. Keajaiban Mahameru (Maha = besar, raja; Meru = gunung) menjadikan mereka manusia yang berbeda dari sebelumnya.

Abis baca buku ini…. jadi pengen naik gunung! =)

untitled aja lah

Friday, September 23rd, 2005

susah kalo ngomongin soal hati. dia nggak bakal mempan dinasihatin apapun. nggak mau nurut sama rasio. "siapa lo siapa gue?", katanya.

kalo katanya Aa’ Gym..
"jagalah hati jangan kau nodai, jagalah hati lentera hidup ini."

nyatanya….
berapa banyak orang yang dengan sengaja ngebiarin hatinya terjun bebas terbang lepas mengangkasa raya? dan justru lebih menikmati sensasinya.

susah lah ngomongin rasa.
yang bisa bikin ia padam (dengan paksa?) kayaknya cuma norma, aturan.
makanya ada sebagian orang yang lebih milih untuk ‘nggak tau aturan’.

Rules are made to be broken.

dua dewa

Friday, September 23rd, 2005

dua dewa
sang pemelihara dan sang pembela
dipertemukan dalam satu titik
namun dalam dua masa berbeda

dua dewa
memancar cahaya dalam balutan surya
kala terbit dan tenggelam
menata diri dalam tempaan
demi sebuah kesempurnaan

dua dewa
oleh takdir yang telah tersurat
tetaplah mengada
tetaplah mengada

untuk kedua dewa, nice to know you…..

believe in your dreams…

Friday, September 23rd, 2005

"Plato, seorang filsuf besar dunia pernah bilang bahwa nantinya dalam kehidupannya setiap manusia akan terjebak dalam sebuah gua gelap yang berisi keteraturan, kemapanan, dan mereka senang berada di dalamnya. Karena mereka terbuai dalam segala kesenangan di sana dengan apa yang telah mereka capai, hingga akhirnya mereka takut keluar dari gua tersebut. Mereka memang bahagia, tetapi diri mereka kosong dan mereka tidak pernah menemukan siapa diri mereka sebenarnya…. mereka tidak punya mimpi."

Dikutip dari novel karya Donny Dhirgantoro, "5 cm" hal. 62

antara manusia dan robot

Friday, September 23rd, 2005

manusia menciptakan robot

dan robot menjadikan manusia saudaranya

give it a break, give it a try

Wednesday, September 21st, 2005

you’re forgiven not forsaken

give it crazy little things

let spread your wings

so why don’t you, huh?

just wanna speak

Wednesday, September 21st, 2005

does it matter when you’re not knowing how or why but you just wanna live your own life and care nothing about what people think and say you just want to feel what you want just breathe the air freely and you dont seem you dont need to care you just wanna live your life just wanna enjoy your days just wanna be you the way you are just be who you want to just talk whenever you need just listen to what your ears wanna hear just wanna feel what your heart wanna feel just do what must be done just think what your brain can effort just walk wherever you will go just reach what you wanna gain just treat whom you wanna seem to care

whats the matter with you ppl?

just wanna…………………………………….. feel like living

ada ruang antarpikiranmu….. now or never (?!)

Friday, September 16th, 2005

tanggal 10 september kemaren gue iseng2 ke gelanggang mahasiswa. niatnya mo daftar Unit Kegiatan Mahasiswa, tari Jawa Surakarta atau Bali. ternyata pas sampe sana ga ada orang di sekre, tutupan gitu deh. Akhirnya gue muter2in gelanggang… dan ngeliat ada open recruitment MB-UGM (Marching Band). Beberapa hari sebelumnya gue lagi iseng naik sepeda muterin GSP-Balairung, trus ngeliat mereka latihan, well… lebih tepatnya ngeliat mereka apel. Waktu itu asli gue nggak sengaja ngeliatnya, tapi saat itu Nggak tau napa, tiba2 jadi pengen ikutan….. the first thing raced thru my mind was…. tiba2 gue kangen maen alat. Tiba2 kangen sama drum band, pengen latihan.

Well……. trus gue ngedaftar hari itu juga. Padahal awalnya gue sama sekali ga kepikiran buat ngikut MB. Berdasarkan pengalaman gue waktu SMP, drum band tuh menuntut komitmen penuh. Latihan rutin, apalagi pas mau ada kejuaraan, wah… bisa tiap hari latihan ampe maghrib / malem. bahkan hari minggu! Dan waktu awal2 masuk tuh belum langsung pegang alat, tapi masih belajar LBB (latihan baris berbaris) dulu. Belum lagi pas seleksi alat,,,,, saingannya ketat! Selama tiga tahun ikutan drum band, gue cuma sekitar 3-4 kali ikut kejuaraan. dan karena dulu gue pegang pitch, jadinya nggak ikutan formasi display. Jujur, dulu gue sempet bete karena agak ngerasa tersingkir.

Tapi nggak semuanya di drum band itu nyebelin. Kadang gue kangen sama suasana latihannya. Panas2an, hujan2an, latihan per bagian, ngafalin lagu baru, latihan gabungan, konser, ikut kejuaraan… asyik…. apalagi kenal sama banyak orang.  gara2 drum band gue jadi kenal senior2, ngabisin waktu bareng, latihan bareng, Gara2 drum band gue jadi bisa ikut ngebawa nama sekolah di kejuaraan, inget banget waktu ikutan TOMB kita nangis2 bombay pas tau jadi juara II, suasana kekeluargaannya krasa banget. Senasib sepenanggungan, susah seneng bareng. Inget juga waktu ikut kejuaraan di Dufan kita dandan abis2an. Make-up-an dari pagi, rambut dicat warna ungu pake spidol permanen, yg nggak bisa ilang sampe 3 hari! waktu itu dah dandan & nunggu dari pagi taunya baru main maghrib, ujan2an, basah kuyup, lapangan jadi licin, bahkan ada beberapa player yang kepleset…. tapi nggak nyangka jadi juara II. Biar capek rasanya plong banget. Jadi nggak kerasa bete walaupun besoknya pas sekolah diomelin kepsek gara2 rambut yg warna - warni. Emang dari awal udah ada perjanjian kalo kita boleh ngecat rambut asal besoknya warna cat langsung ilang. waktu itu nggak ada perkiraan kalo ternyata cat rambutnya nggak mau ilang walaupun dikeramasin berkali2. Alhasil besoknya anak2 yg ikut kejuaraan pada dipanggilin ke kantor kepsek gara2 rambutnya warna ungu semua. Bahkan ada beberapa anak yg sampe ngecat alisnya warna ungu! Ada yg sok tato-an juga lho… wah ancur2 banget deh!

lucu……………….. jadi kangen sama semuanya.

dan keinginan ikutan MB tiba2 aja dateng, cuma gara2 liat mereka apel sore itu. Karena keinginan bernostalgia itu. Padahal dari awal dulu gue dah mikir kalo ngikut marching band pasti latihannya bakalan lebih gila dari yg dulu. Apalagi bawa2 nama UGM. Berat di nama, jo…

Tapi mungkin ini yg namanya ruang antarpikiran. Gue pernah baca di Chicken Soup kalo tiba2 kamu berubah pikiran dari tujuanmu semula dan menganggap ada hal lain yg mungkin bisa lebih diprioritaskan yang akhirnya ngebuat kamu memutuskan pindah haluan, tapi tetep pada visi, misi, dan tujuan diri, itu namanya kamu mampu mengenali ruang antarpikiranmu. Ada sedikit celah dalam pikiran yang masih bisa dimasuki hal baru yg datengnya tiba2… kayak dapet wangsit gitu deh. (cuih…)

Wuih….. jadi inget tadi pas diwawancara sama mereka, gila banget…….. tiba2 gue kepikiran… gimana kalo ga bisa bagi waktu? Apalagi gue kan ikutan di Psikomedia juga. Dan ga tau knapa gue sama skali ga kepikiran soal akademik,,,, well…. emang gue akuin akhir2 ini gue lagi nggak mood kuliah. Kerjaannya bengong mulu… huehehe…. ngerjain tugas aja di detik2 trakhir mo ngumpulin…. sumpe kayak orang yg hidup segan mati tak mau. dan tadi pas diwawancara gue ga nyinggung masalah akademik blas. DODOL!

sampe2 masnya yg wawancara bilang gini… "saya tau kalo kita semua, mahasiswa UGM dateng ke sini tujuannya utk belajar…. saya sendiri juga gitu…. tinggal gimana bagi waktu untuk ngelakuin berbagai aktivitas, kuliah, belajar, berorganisasi, bla bla bla.."

and i didn’t respon it! LOL

well….. karena gue pikir ada hal2 di luar akademik yg juga penting, dan hanya bisa diambil hikmahnya kalo kamu berani menerima tantangan dengan segala risikonya. Kalo kata mas Tinus, mungkin kamu ga bisa langsung ngerasain manfaatnya sekarang, tapi kamu akan ngerasainnya nanti…. jadi yo jalani aja. Kalo kata mbak Mayang, pengalaman hanya akan didapat oleh orang2 yang mengalami. Yup… gue stuju! Dan karena itu gue berusaha mengalami banyak hal. Walaupun kadang gue mikir… apa ini nggak berarti gue oportunis? Atau ini cuma kompensasi atas apa yang belum pernah gue alami dalam tahapan perkembangan sebelumnya? Atau ini yang namanya aktualisasi diri menurut Maslow? Well…. apapun itu, saat ini gue hanya mau menjalani saja. You’ll never know ’til you’ve tried, right?

selamat mengalami banyak hal baru…. =)