Recomendation : Join an Organization

Oke… kenapa gue nulis tentang hal ini?

Sebenernya ini hanya sebuah kesadaran yang muncul agak terlambat… berhubung sekarang gue udah kuliah dan berdasarkan pengalaman sebelumnya, organisasi yang pernah gue ikuti masih super dikit. Psikomedia adalah organisasi kedua yang gue ikuti setelah ROHIS pas SMU.

Jadi, dari dulu pas masih sekolah (emang skarang kagak sekolah?!) sebenernya gue udah ditawarin buat ikut organisasi… dulu tuh nyokap nyaranin supaya gue ikutan OSIS sejak SMP. Bahkan gue masih inget waktu itu pembina OSISnya sendiri pernah nawarin gue untuk ikutan, lebih tepatnya membujuk gue untuk jadi pengurus OSIS. Tapi bodohnya… dulu tawaran itu gue tolak mentah - mentah! Dengan alasan, kerja organisasi tuh berat, butuh komitmen tinggi, dan tanggung jawab besar. Jadilah gue seorang SOS (Study Oriented Student) yang sangat nyaman dengan kegiatan2 rutin menyangkut studi. Hal tersebut berlangsung selama bertahun - tahun sampai gue kelas 2 SMU. Saat ikut ROHIS pun bisa dibilang gue ‘nyasar’ di sana. Ngedaftar untuk ikutan seleksi pengurus atas dorongan Dhika (thanks bro…), bahkan yang ngejar2 gue buat ngisi n ngumpulin formulir pun dia! Coba bayangin, betapa nggak niatnya gue saat itu. Dan sekarang gue bersyukur waktu itu dia rela ngebuntutin gue dan maksa2 supaya gue ikutan seleksi pengurus. Tapi, hhh… saat itu yang ada di pikiran gue, gue nggak ikut itu dengan sepenuh hati dan kesadaran, so jadilah gue nggak total berproses di sana. Hal ini sangat terasa bagi gue sekarang karena kayaknya kurang ada ikatan emosional dengan sesama pengurus. Oke, dengan beberapa orang kayak Ai n Ijo emang lumayan ada ikatan emosional.. itu pun karena kita emang temenan di luar konteks kerja profesional keorganisasian. Bahkan saat gue udah berstatus sebagai alumni saat ini, kurangnya ikatan emosional itu sangat kerasa. Gue belum pernah mengunjungi SMU lagi sejak kuliah di Jogja. Hhhh…. btw pa kabar adek2 kelasku di BL?? Sori ya kakak kelasmu yg satu ini kurang bertanggung jawab dan kurang merasa menjadi BL-er sejati!

Dan…. setelah lulus SMU, gue baru nyadar kalo ternyata gue nggak mendapat apa2 selama 14 tahun sekolah (terhitung sejak TK-SMU)… weks! Mau jadi apa gue nantinya?! Oke… kalo masalah hard skill mungkin gue udah dapet di kelas, tapi soft skill mengenai kemampuan sosialisasi, organisasi, dan hubungan interpersonal? NOTHIN! Mau jadi apa gue nanti?!?! Mau terus2an jadi manusia antisosial? Sampe kapan?! Apa gunanya mengada di dunia kalo nggak berguna bagi sesama?! (cieh.. kok gue jadi sok filosofis gini yak?)

Jadi, berdasarkan logika yang terlambat terasah itu, gue pun memutuskan untuk mulai berusaha melibatkan diri dalam sebuah organisasi. Tujuannya sebenernya bisa dibilang sangat egosentris. Untuk bekal hidup di kemudian hari, saat benar2 harus berjuang dan berdiri sendiri sebagai seorang individu. Berdasarkan kesadaran dan upaya penyadaran diri yang sedang gue lakukan saat ini, saat tiba masa seorang individu menunjukkan eksistensinya, maka ia harus sudah siap sebagai seorang individu yang berkualitas, dan itu sudah ditempa sejak ‘masa pembelajaran’. Yah.. dengan tidak mengabaikan proses yang terus - menerus dialami tiap individu dalam fase2 hidupnya… setidaknya saat tiba saatnya seseorang harus menunjukkan eksistensinya, maka ia benar2 dapat berkontribusi bagi sesama.

Dan gue sadar, saat ini gue masih berada dalam ‘fase pembelajaran’ itu, fase yang seharusnya sudah terlewati, minimal udah dirintis sejak tahun - tahun sebelumnya. Seharusnya saat ini gue sudah berada di tahap selanjutnya. Tapi bisa dibilang, gue baru mengawali…. kalo ditinjau dari munculnya kesadaran pribadi. Hiks…. better too late than never lah, mungkin itu satu quote yang bisa sedikit menghibur gue saat ini.

Atas upaya penyadaran diri itu lah, gue berusaha untuk mengakar dan mengasah soft skill dalam organisasi. Tapi berhubung gue bukan manusia super yang bisa mengatur 24 jam sehari dalam hidup gue dengan baik, maka saat ini gue rasa baru sanggup mengikuti satu organisasi aja, tapi gue berusaha total di sana. Organisasi apa itu? Yah… tau sendiri lah…. jadi, doain gue ya… semoga bisa berguna bagi nusa, bangsa, agama, orang tua, keluarga, dan lain sebagainya. Yaaa… minimal berguna bagi diri sendirilah….. (tendensi antisosial lagi yak? huehehe….)

Udah ah, thanks ya buat yang udah bersedia meluangkan waktu membaca posting-an gue ini…….. lagi ngetes kemampuan ngemeng nih… ;P

tc!

Leave a Reply